Cerita Pendek Kau menjadi Berbeda - Kurang Cerita


Kurangcerita.ml

Kurangcerita.ml - Cerita Pendek Kau menjadi Berbeda - Kurang Cerita. Hallo wahai perempuan muda yang sebenarnya begitu aku sayangi, masih kah kamu mencintaiku? Masih kah kamu ingat dengan ku? 

Apakah kamu memang sudah berubah? ah entahlah , aku yang saat ini harus mencoba menghapus segala rasa yang sebenarnya ingin sekali masih aku perjuangkan, rasa yang sebenarnya tetap sama, rasa yang sebanarnya tetap untukmu. 

Tapi aku berusaha menahan segala rasa yang sudah ku bangun sejak dulu, karena aku tahu segalanya tak sama lagi, segalanya tak seindah dulu, aku tahu kamu mempunyai dunia mu sendiri 

aku tahu mungkin masih ada secercah rasa sayang yang sama yang kau rasakan hanya saja kamu terlalu sibuk dengan dunia mu, hingga kamu lupa dengan kewajiban mu, 

hingga kamu lupa ada sosok aku yang dulu kamu jadikan satu-satunya .yang merindukan kasih sayang darimu yang begitu jelas masih ku ingat.

Sehingga mengajarkan ku bahwa tak semua cinta harus diperjuangkan dan tak semua rasa harus dimanjakan.

Ah sudahlah sayang sekarang aku sudah banyak menyadari, menyadari bagaimana rasanya menahan rindu sendirian lantas terabaikan, mengeluarkan pendapat tetapi tidak pernah sedikitpun kau dengarkan,

berkata aku membutuhkan mu tetapi selalu kau terserahkan , tetap bertahan saat kamu sibuk dengan dunia mu, lelaki barumu, dan segalanya tentang kehidupanmu.

Kurangcerita.ml

1 hal yang saat ini masih begitu membekas dalam memori ku, tepat nya beberapa hari yang lalu aku hanya mengira kamu berubah,

berubah karena hanya bosan , bosan karena hubungan ini sudah lama kita jalani, hubungan yang sebenarnya sangat aku banggakan,

karena sosok mu bisa bertahan sejauh ini bersamaku,  aku tahu sifat bosan mu bosanmu hanya sejenak,

itu karena hubungan ini yang sudah cukup lama, aku bisa memaklumi semuanya, seperti biasanya engkau bosan dengan cara mu sendiri,

Baca Juga : Cerita Pendek Sebatas Angan - Kurang Cerita

tetapi kali ini berbeda dulu  saat kamu bosan , kamu tetap menghubungiku setiap hari,

memperhatikanku sedetil-detilnya mengingatkan aku ini itu agar aku tidak menjadi orang yang teledor karena kamu tahu aku adalah orang yang paling teledor hha.

Tapi semuanya kali ini berbeda, tak pernah lagi kudengar semua yang indah tentang hubungan kita,

tak pernah lagi kudengar dering ponsel ku berbunyi seperti biasanya, tak pernah lagi ku dengar ucapan secuil perhatianmu , tak pernah lagi kulihat senyum mu saat kita bertemu di suatu tempat.

Tak pernah lagi kulihat gerak gerikmu menyukai ku seperti dulu, tak pernah lagi ku lihat mulut mungilmu memanggil nama ku saat kamu melihatku.

Entahlah segalanya sudah tak seindah dulu.

Sudahlah sayang, aku sudah lelah, entahlah semenjak kejadian ini aku sudah tidak ingin berpikir apa-apa lagi tentang hubungan ini,

tidak ingin berpikir terlalu jauh tentang sebuah masa depan, tidak ingin berharap lagi pada sebuah pertemuan, bahkan aku juga tidak pernah lagi ingin befikir bahwa engkau akan terus mencintaiku.

mungkin ini yang dialami lelaki jika ia sudah terlalu sakit dan terlalu kecewa oleh keadaan .

Semenjak kejadian itu saat aku sudah  engkau tipu.

Saat aku terlah percaya bahwa kamu sudah berubah menjadi orang yang lebih terbuka,

tetapi ternyata aku salah, aku sudah salah menganggapmu baik,

aku salah sudah menganggapmu menghargaiku, dan menghargai hubungan ini.

Baca Juga : Cerita Pendek Untaian Rindu - Kurang Cerita

Tak pernah lag ku rasakan pertemuan yang sebenarnya sangat aku rindukan

Kalau aku boleh jujur, aku cemburu saat kamu terlalu sibuk dengan teman mu atau apa yg kamu kerjakan,

Kurangcerita.ml

menghabiskan waktu selalu bersama kesibukanmu, sepanjang hari, setiap minggu, dan selalu kau temui dengan mudah,

aku cemburu saat ku lihat tawa mu lebih baik saat bersama apa yang kau kerjakan, bukan saat bersama ku,

maaf sayang, aku bukan lelaki posesif yang kau duga tapi aku hanya merindukan mu dan menuntut keadilanku sebagai lelakimu,

saat kamu selalu tidak mempunyai waktu untuk diriku karena kesibukanmu,

tetapi untuk ku? Engkau selalu mempunyai seribu alasan untuk menjauh dan menghindar

Sayang, tak mungkin kita tidak hafal karakter satu sama lain, kita sudah bersama sekian lamanya,

Baca Juga : Cerita Pendek Janji Terakhir - Kurang Cerita

tapi? Entahla keadaan bisa saja berubah, sayang kalo kamu menyayangiku tak mungkin degan tega kamu cukup untuk semua ini kasian padaku.

tak mungkin dengan tega kamu memilih untuk diam dan berpura-pura tak ada masalah dan sering mengalihkan pembicaraan dengan ku, aku tak ingin kamu bersikap seperti itu.

Aku merindukan kamu yang dulu.

Ah sudahlah kurasa sudah cukup, pacaran itu tentang rasa nyaman tentang rasa terbuka, tentang bahagia dan membahagiakan,

saat segalanya sudah berbeda saat kita sibuk dengan kesibukan kita masing masing saat berbicara pun dirasa percuma,

saat untuk berbicara lewat telepon sudah susah, apakah itu layak disebut cinta? Apakah segalanya masih bisa disebut sayang? Saat secercah hati kecil berkata semua harus berubah.

Terkadang aku hanya bisa beratapi apa yang terjadi , seakan aku ingin melangkah namun hati mengatakan tidak.

Serasa ingin meninggalkan namun berat untuk ku tinggalkan.

Itulah Cerita Pendek Kau menjadi Berbeda - Kurang Cerita. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian.


Tamat.
LihatTutupKomentar